kursus komputer

Riset

Pemimpin Harapan Mahasiswa PKN STAN

Pemimpin harapan responden/Dok. MC

Gaung pemilihan raya (pemira) 2015 mulai panas di kalangan mahasiswa PKN STAN. Di setiap ajang pemilihan, pemilih pasti mempunyai jagoan masing-masing, tak terkecuali di pemira ini. Mahasiswa mempunyai jagoan tersendiri yang diharapkan menjadi kandidat di pemira 2015. Media Center STAN melakukan survei guna mengetahui kandidat pemimpin yang diinginkan mahasiswa untuk maju ke konstelasi pemilihan.

 

Survei menampilkan top six nama pemimpin harapan mahasiswa PKN STAN. Posisi pertama diduduki oleh Heru Nugroho yang mendapat 4,26 persen suara. Posisi kedua sebesar 3,28 persen suara dipegang oleh mahasiswa D-3 Khusus, Kholib Syafruddin. Pada survei pemira yang kedua ini, nama Ahmad Singgih Febriarto, Ketua Himpunan Mahasiswa Akuntansi STAN (Himas), kembali muncul. Ahmad Singgih mendapat 2,95 persen suara. Posisi keempat dan kelima dengan presentase sama yaitu 1,64 persen ditempati Lukman Nulhakim dan Ayub Qonaa. Mahasiswa D-3 Pajak, Fadly Prianggara Pratama, menempati posisi enam dengan perolehan 1,31 persen suara. Sementara itu, 18,03 persen responden menyebut nama lain.

 

Namun, sayangnya, 66,89 persen responden menjawab tidak tahu dengan mayoritas dari mereka mengaku tidak mengenal nama yang ingin diusung. Angka ini naik signifikan dari survei tahun 2014 di mana responden yang menjawab tidak tahu sebesar 53,8 persen.

 

Penyebab ketidaktahuan para responden bermacam-macam. Di antara responden yang menjawab tidak tahu, 86,60 persen responden mengaku tidak mengenal kandidat. Setelah itu, 2,62 persen responden tidak tahu nama pemimpin yang diharapkan karena mereka tidak peduli dengan pemira. Sementara, 12,04 persen responden mengungkapkan alasan lainnya, seperti masih bingung, belum memikirkan (nama pemimpin yang diharapkan), atau ingin netral.

 

Nama-nama yang muncul dalam survei ini diharapkan dapat bergerak sesuai kemauan responden. Mahasiswa telah menyerahkan harapan mereka ke pundak pemimpin baru PKN STAN, yaitu harapan untuk membawa PKN STAN ke arah yang lebih baik.

 

Adapun tujuan diselenggarakannya survei kandidat ini adalah untuk memberikan referensi ilmiah bagi para pihak dalam mengambil keputusan politik. Survei ini tidak bertujuan dan bermaksud mengarahkan opini publik karena diadakan sebelum kandidat resmi muncul. Survei kandidat ini dilakukan untuk mendorong mereka yang pada faktanya dikehendaki publik agar merespon keinginan tersebut sehingga proses selektif telah dimulai bahkan sejak tahap pendaftaran calon.

 

Meskipun demikian, semua hal kembali kepada para pemilih pada 3 November 2015 mendatang. Hasil survei ini hanya memberikan gambaran mengenai sosok-sosok yang ternyata diinginkan publik agar perhelatan pemira semakin kompetitif dan terbuka. Edisi lengkap dapat dilihat di Oven News edisi Pemira pada Senin, 19 Oktober 2015.

 

 

Nama:
Email:
Komentar:
   
Catatan : Gunakan bahasa indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Kirim Komentar Anda

berikut ini adalah kumpulan komentar dari artikel ini
 
gallen restu pradika
2015-10-13 - 21:29:42
Siapapun yang terpilih nanti semoga dapat membawa kampus kita ke arah yang lebih baik dari saat ini.

Media Center STAN