kursus komputer

Advertorial

Menjadi Auditor Terdidik di Semantik

Advertorial | Senin, 27 Maret 2017, 15:29:15

Seminar Audit dan Investigasi Keuangan / Doc. Media Center PKN STAN

Seminar Audit dan Investigasi Keuangan (SEMANTIK) menjadi penutup acara Audit Week yang diadakan oleh Badan Audit Keuangan Politeknik Keuangan Negara STAN (BAK PKN STAN). Seminar dengan tema “Audit Investigatif sebagai Instrumen Pemerintah dalam Pengungkapan Fraud Keuangan Negara” ini dipandu oleh Hardini Lestiani Hernusa yang merupakan Auditor BPK RI. Sebelum memulai seminar, Muhammad Nazarudin selaku Ketua BAK PKN STAN dalam sambutannya mengharapkan dengan adanya seminar ini bisa membuat mahasiswa PKN STAN memiliki semangat integrity dan anti fraud.

Pemateri pertama adalah Iswan Elmi selaku Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi. Iswan dalam materinya menjelaskan perbedaan antara fraud dan korupsi, dimana korupsi lebih luas pengertiannya daripada fraud. Selain itu, ia juga menjabarkan proses audit investigatif yang bertujuan mengungkap sesuatu, dalam hal ini perbuatan curang, yang tersembunyi atau sengaja disembunyikan.

“Audit investigatif dilakukan untuk mengeliminasi hambatan-hambatan bangsa ini dalam pembangunan untuk mencapai tujuan nasional yaitu mewujudkan masyarakat sejahtera,” kata Iswan ketika menjelaskan audit investigatif.

Materi selanjutnya disampaikan I Nyoman Wara selaku Auditor Utama Investigasi BPK RI. Salah satu yang dijelaskan Nyoman adalah tentang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Nyoman juga menjelaskan perbedaan audit biasa dan audit investigatif, “Kalau audit biasa, setelah laporan selesai, tugas kita juga selesai. Tapi kalau audit investigatif, pekerjaan besar baru dimulai setelah laporan selesai,” jelas Nyoman. Berbeda dengan Iswan yang menjelaskan audit investigatif mengungkap yang tersembunyi, Nyoman mengatakan kalau dalam mengungkapnya tidak ada cara pasti sehingga disebut ‘seni mengungkap yang tersembunyi’.

Iswan dan Nyoman sama-sama memberikan nasihat jika nantinya menjadi seorang auditor apalagi di bidang audit investigasi, jangan mengharapkan bisa tampil dan mendapatkan tepuk tangan, karena kerjanya nanti di belakang layar, yang mengumumkan hasil investigasi adalah orang lain.

Setelah selesai sesi tanya jawab, Direktur PKN STAN, Rahmadi Murwanto, menyampaikan sambutan. Karena hari itu terdapat seminar lain di PKN STAN, jadi Rahmadi baru bisa menghadiri seminar ini. Dalam sambutan, Rahmadi mengapresiasi seminar-seminar yang menambah wawasan bagi mahasiswa, apalagi dengan narasumber yang ahli di bidangnya.

[Muhammad Rifqi Saifudin]

Nama:
Email:
Komentar:
   
Catatan : Gunakan bahasa indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Kirim Komentar Anda

berikut ini adalah kumpulan komentar dari artikel ini

Media Center STAN